ZMedia

LK 3.1 Menyusun Best Practices contoh

Nama : Evi Okta Wulandari

No Peserta : 201800266254

Kelas : Rombel 2

Bidang Study : PGSD



LK 3.1 Menyusun Best Practices

Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi, Refleksi Hasil Dan Dampak)

Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Siswa Dalam Pembelajaran

Lokasi

SD Negeri 210 Palembang

Lingkup Pendidikan

Sekolah Dasar

Tujuan yang ingin dicapai

Meningkatkan kemampuan HOTS peserta didik Kelas V SD Negeri 210 Palembang melalui Model Problem Based Learning

Penulis

Evi Okta Wulandari, S.Pd.

Tanggal

30 November 2022

Situasi:

Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggung jawab anda dalam praktik ini.

Identifikasi Masalah :

Berdasarkan hasil observasi, terdapat permasalahan sebagai berikut:

1. Guru belum menerapkan pembelajaran berbasis HOTS

2. Masih rendahnya penguasaan peserta didik terhadap materi

3. Peserta didik mengalami kesulitan mengerjakan soal berbasis HOTS

Dalam pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) ini, dapat melibatkan peserta didik untuk berdiskusi dan berpikir kritis memecahkan permasalahan yang diberikan oleh guru. Pembelajaran akan berpusat pada peserta didik sehingga keaktifan peserta didik meningkat dalam mengemukakan pendapatnya dikelompok masing-masing. Peserta didik lebih mudah menguasai materi yang diberikan karena menemukan pemecahan masalah sendiri sehingga memudahkan peserta didik mengingat materi yang telah dipelajari.

Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini adalah menerapkan proses pembelajaran berorientasi HOTS melalui model PBL dan akan membagikannya dengan guru-guru agar samua guru memiliki persepsi yang sama bahwa peserta didik harus aktif dalam pembelajaran, meningkatkan berpikir kritis peserta didik dan membiasakan peserta didik mengerjakan

soal berbasis HOTS sehingga tercapainya pembelajaran Aktif, Inovatif, dan Menyenangkan

Tantangan :

Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlibat,

Tantangan yang dihadapi untuk mencapai tujuan ini adalah:

1. Peserta didik belum terbiasa belajar dengan model PBL untuk memecahkan permasalahan yang diberikan sehingga hanya beberapa siswa yang terlibat aktif dalam mencari pemecahan tersebut. Guru harus slalu membimbing agar semua peserta didik aktif dalam berdiskusi

2. Guru belum terbiasa menggunakan model PBL karena masih menggunakan metode tanya jawab dan ceramah karena menganggap metode tersebut lebih efektif dalam menyampaikan materi pada proses pembelajaran.

3. Beberapa peserta didik belum terlibat aktif karena belum terbiasa bersosialisasi dalam kelompok belajarnya.

Yang terlibat aktif dalam kegiatan ini adalah rekan guru sejawat dan peserta didik. Tugas guru adalah sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran agar proses pembelajaran menggunakan PBL dapat berjalan baik serta dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Peran guru-guru juga sebagai pendukung agar pembelajaran menggunakan model pembelajaran PBL ini dapat terlaksana dengan baik melalui bantuan menyiapkan media dan perekaman saat proses pembelajaran berlangsung.

Aksi :

Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/ strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini

Berikut ini adalah langkah-langkah pelaksanaan praktik baik yang telah dilakukan penulis:

1. Menyusun perangkat pembelajaran meliputi : RPP, Bahan Ajar bermuatan materi HOTS, Media Pembelajaran, LKPD, dan Evaluasi.

2. Menerapkan pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan Quizizz

3. Menggunakan media interaktif yang dapat menarik siswa untuk memiliki pemahaman terhadap materi, media tersebut berupa tayangan PPT, media konkret, dan Video.

4. Memberikan motivasi ke peserta didik agar percaya diri dalam proses pembelajaran.

5. Membimbing peserta didik untuk terlibat aktif dalam kegiatan berdiskusi.

Dalam proses kegiatan penulis melibatkan, yaitu:

1. Rekan sejawat untuk mendokumentasikan dan merekam proses pembelajaran

2. Peserta didik sebagai objek yang diteliti dalam proses pembelajaran.

Materi/ Media / Sumber daya dalam proses pembelajaran ini adalah sebagai berikut:

1. Laptop

2. Proyektor / Layar Infocus

3. Speaker

4. Media (PPT Interaktif)

5. Video “Lagu Berkibarlah Benderaku”

6. Video tentang Simbiosis

7. Bahan ajar

8. LKPD

9. Soal Evaluasi melalui Quizziz

Refleksi Hasil dan dampak

Bagaimana dampak dari aksi dari Langkah-langkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? Atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut

A. Hasil yang dapat dilaporkan dari praktik ini diuraikan sebagai berikut:

1. Proses pembelajaran yang dilakukan dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dapat membuat peserta didik menjadi lebih aktif dengan kegiatan diskusi bersama kelompoknya untuk memecahkan permasalahan yang diberikan. Aktivitas pembelajaran yang dirancang sesuai sintak PBL mengharuskan peserta didik aktif selama proses pembelajaran.

2. Penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berpikir kritis. Hal ini dapat dilihat dari tingkat partisipasi peserta didik menemukan pemecahan masalahnya sendiri/kelompok. Dalam pembelajaran sebekumnya yang dilakukan penulis tanpa berorientasi HOTS suasana kelas cenderung sepi dan peserta didik sibuk dengan kegiatannya sendiri.

3. Meningkatnya kemampuan pemahaman materi dan hasil belajar peserta didik.

B. Respon dari dosen dan guru pamong mengenai pembelajaran yang diterapkan pada kegiatan pembelajaran tersebut sangat positif dan mendukung

C. Keberhasilan dari kegiatan yang dilakukan adalah peserta didik menjadi lebih aktif selama proses pembelajaran, memperoleh hasil pemecahan masalah yang baik karena dilakukan bersama anggota kelompoknya, meningkatkan rasa percaya diri karena mampu mempresentasikan hasil dari pemecahan masalahnya dengan kritis peserta didik dan penuh tanggung jawab, meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan membaca referensi untuk menemukan solusi memecahkan masalah.

D. Pembelajaran yang saya dapat dari keseluruhan proses adalah :

1. Peserta didik menjadi lebih aktif dalam pembelajaran dan menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.

2. Meningkatnya kemampuan berpikir tinggkat tinggi peserta didik dalam pembelajaran

3. Peserta didik lebih mudah memahami materi

Referensi

Lismaya, L. (2019). Berpikir Kritis & PBL (Problem Based Learning). Surabaya: Media Sahabat Cendekia

Munawaroh, Junaidatu Nafiah. (2019) Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. Sidoarjo : Jurnal Pendidikan Vokasi.

Maisaroh. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Quizizz Terhadap Kemampuan Komunikasi dan Berpikir Kritis Matematis Siswa.

https://core.ac.uk/download/ pdf/270170946.pdf

http://journal.um.ac.id/index.php/pendidikan-dan pembelajaran/article/view/10162/4849

https://naradidik.ppj.unp.ac.id/ index.php/nara/article/download/12/13